Wednesday, May 7, 2008

CARA KERJA WIRELESS APPLICATION PROTOCOL (WAP)

Wednesday, May 7, 2008 |


Inilah yang terjadi ketika Anda mengakses website menggunakan perangkat yang mendukung WAP:Anda menghidupkan perangkat dan membuka web browser mini. Perangkat itu mengirimkan sinyal radio, mencari layanan. Hubungan dibuat dengan penye-dia layanan (service provider) Anda. Anda memilih website yang ingin Anda lihat. Permintaan dikirim ke server gate-way menggunakan WAP. Server gateway mengambil infor-masi itu via HTTP dari website. Server gateway mengencode data HTTP sebagai WML. Data WML yang telah di-encode dikirimkan ke ponsel Anda. Anda melihat versi Internet wire-less dari website yang Anda pilih.Untuk membuat konten Internet wireless, website menciptakan versi teks-saja atau gra? s-rendah. Data itu dikirim dalam format HTTP oleh web server ke gateway WAP. Sistem ini mencakup encoder WAP, script compiler, dan adapter protokol untuk mengonversi informasi HTTP ke WML. Gateway itu kemudian mengirimkan data yang dikonversi ke client WAP pada perangkat wireless Anda. Apa yang terjadi antara gateway dan client bergantung pada fitur dari berbagai bagian pada tumpukan protokol WAP (protocol stack).Marilah kita membahas setiap bagian tumpukan itu.



WAE (Wireless Application En-vironment) menyimpan alat-alat yang digunakan oleh pengembang konten Internet wireless. Hal ini mencakup WML dan WMLScript, bahasa scripting yang digunakan bersama WML. Bahasa tersebut ber-fungsi seperti halnya Javascript.



WSP (Wireless Session Protocol) menentukan apakah sesi antara perangkat dan jaringan akan berorientasikoneksi atau tanpa koneksi. Secara mendasar, hal ini adalah tentang apakah perangkat perlu saling berhubungan dengan jaringan selama sesi atau tidak. Dalam sesi berorientasi-koneksi, data dialirkan dua arah antara perangkat dan jaringan; WSP kemudian mengirimkan paket ke layer WTP (Wireless Transaction Protocol, lihat di bawah). Jika sesi bersifat tanpa koneksi, biasanya di-gunakan ketika informasi disiarkan atau di-streaming dari jaringan ke perangkat, kemudian WSP mengarahkan kembali paket itu ke layer WDP.



WTP (Wireless Transaction Protocol) bertindak seperti polisi lalu lintas, menjaga aliran data. Ia juga menentukan bagaimana mengklasifikasi masing-masing permintaan transaksi:
Dua-arah dapat diandalkan
Satu-arah dapat diandalkan
Satu-arah tidak dapat diandalkan



Layer WSP dan WTP berhubungan dengan HTTP dalam rangkaian protokol TCP/IP.
WTLS (Wireless Transport Layer Security) menyediakan ? tur keamanan yang juga ditemukan dalam bagian TLS (Transport Layer Security) dari TCP/IP. Ia memeriksa integritas data, menyediakan enkripsi, dan melakukan otentikasi client dan server.
WDP (Wireless Datagram Protocol) bekerja bersama layer network carrier. WDP memudahkan untuk mengadaptasi WAP ke beragam bearer karena hanya perlu mengubah informasi yang dipelihara pada level ini.



Network carriers, disebut juga bearer, adalah teknologi apa pun yang dapat digunakan oleh provider wireless, selama informasi yang dise-diakan pada level WDP ke interfaceWAP dengan bearer.Begitu informasi tersebut diterima oleh client WAP, ia akan diteruskan ke web browser mini. Forum WAP terus memperbaiki spesifikasi standar WAP untuk memastikan perkembangan secara tepat dan berguna



Related Posts



0 komentar: